Senin, 26 Maret 2012
Resistor
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Resistor
3 Resistors.jpg
Tiga buah resistor komposisi karbon
Simbol Resistor symbol Europe.svg (IEE, IEC, EU)
Resistor symbol America.svg (US, JP)
Tipe Komponen pasif
Kemasan Dua kaki
Fungsi Menahan arus listrik
l
b
s
Resistor kaki aksial
Tiga resistor komposisi karbon para radio tabung vakum
Resistor adalah komponen elektronik dua kutub yang didesain untuk menahan arus listrik dengan memproduksi tegangan listrik di antara kedua kutubnya, nilai tegangan terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir, berdasarkan hukum Ohm:
\begin{align}V&=IR\\ I&=\frac{V}{R}\end{align}
Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).
Karakteristik utama dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat dihantarkan. Karakteristik lain termasuk koefisien suhu, desah listrik, dan induktansi.
Resistor dapat diintegrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit cetak, bahkan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki bergantung pada desain sirkuit, kebutuhan daya resistor harus cukup dan disesuaikan dengan kebutuhan arus rangkaian agar tidak terbakar.
Daftar isi
[sembunyikan]
1 Satuan
2 Konstruksi
2.1 Komposisi karbon
2.2 Film karbon
2.3 Film logam
3 Penandaan resistor
3.1 Identifikasi empat pita
3.2 Identifikasi lima pita
3.3 Resistor pasang-permukaan
3.4 Penandaan tipe industri
4 Lihat pula
5 Referensi
6 Pranala luar
[sunting] Satuan
Ohm (simbol: Ω adalah satuan SI untuk resistansi listrik, diambil dari nama Georg Ohm.
Satuan yang digunakan prefix :
Ohm = Ω
Kilo Ohm = KΩ
Mega Ohm = MΩ
KΩ = 1 000Ω
MΩ = 1 000 000Ω
[sunting] Konstruksi
[sunting] Komposisi karbon
Resistor komposisi karbon terdiri dari sebuah unsur resistif berbentuk tabung dengan kawat atau tutup logam pada kedua ujungnya. Badan resistor dilindungi dengan cat atau plastik. Resistor komposisi karbon lawas mempunyai badan yang tidak terisolasi, kawat penghubung dililitkan disekitar ujung unsur resistif dan kemudian disolder. Resistor yang sudah jadi dicat dengan kode warna sesuai dengan nilai resistansinya.
Unsur resistif dibuat dari campuran serbuk karbon dan bahan isolator (biasanya keramik). Resin digunakan untuk melekatkan campuran. Resistansinya ditentukan oleh perbandingan dari serbuk karbon dengan bahan isolator. Resistor komposisi karbon sering digunakan sebelum tahun 1970-an, tetapi sekarang tidak terlalu populer karena resistor jenis lain mempunyai karakteristik yang lebih baik, seperti toleransi, kemandirian terhadap tegangan (resistor komposisi karbon berubah resistansinya jika dikenai tegangan lebih), dan kemandirian terhadap tekanan/regangan. Selain itu, jika resistor menjadi lembab, panas solder dapat mengakibatkan perubahan resistansi dan resistor jadi rusak.
Walaupun begitu, resistor ini sangat reliabel jika tidak pernah diberikan tegangan lebih ataupun panas lebih.
Resistor ini masih diproduksi, tetapi relatif cukup mahal. Resistansinya berkisar antara beberapa miliohm hingga 22 MOhm.
[sunting] Film karbon
Selapis film karbon diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40 µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar[1]. Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W hingga 5 W pada 70 °C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja pada suhu di antara -55 °C hingga 155 °C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 v[2].
[sunting] Film logam
Unsur resistif utama dari resistor foil adalah sebuah foil logam paduan khusus setebal beberapa mikrometer.
Resistor foil merupakan resistor dengan presisi dan stabilitas terbaik. Salah satu parameter penting yang memengaruhi stabilitas adalah koefisien temperatur dari resistansi (TCR). TCR dari resistor foil sangat rendah. Resistor foil ultra presisi mempunyai TCR sebesar 0.14ppm/°C, toleransi ±0.005%, stabilitas jangka panjang 25ppm/tahun, 50ppm/3 tahun, stabilitas beban 0.03%/2000 jam, EMF kalor 0.1μvolt/°C, desah -42dB, koefisien tegangan 0.1ppm/V, induktansi 0.08μH, kapasitansi 0.5pF[3].
[sunting] Penandaan resistor
Resistor aksial biasanya menggunakan pola pita warna untuk menunjukkan resistansi. Resistor pasang-permukaan ditandas secara numerik jika cukup besar untuk dapat ditandai, biasanya resistor ukuran kecil yang sekarang digunakan terlalu kecil untuk dapat ditandai. Kemasan biasanya cokelat muda, cokelat, biru, atau hijau, walaupun begitu warna lain juga mungkin, seperti merah tua atau abu-abu.
Resistor awal abad ke-20 biasanya tidak diisolasi, dan dicelupkan ke cat untuk menutupi seluruh badan untuk pengkodean warna. Warna kedua diberikan pada salah satu ujung, dan sebuah titik (atau pita) warna di tengah memberikan digit ketiga. Aturannya adalah "badan, ujung, titik" memberikan urutan dua digit resistansi dan pengali desimal. Toleransi dasarnya adalah ±20%. Resistor dengan toleransi yang lebih rapat menggunakan warna perak (±10%) atau emas (±5%) pada ujung lainnya.
[sunting] Identifikasi empat pita
Identifikasi empat pita adalah skema kode warna yang paling sering digunakan. Ini terdiri dari empat pita warna yang dicetak mengelilingi badan resistor. Dua pita pertama merupakan informasi dua digit harga resistansi, pita ketiga merupakan faktor pengali (jumlah nol yang ditambahkan setelah dua digit resistansi) dan pita keempat merupakan toleransi harga resistansi. Kadang-kadang terdapat pita kelima yang menunjukkan koefisien suhu, tetapi ini harus dibedakan dengan sistem lima warna sejati yang menggunakan tiga digit resistansi.
Sebagai contoh, hijau-biru-kuning-merah adalah 56 x 104Ω = 560 kΩ ± 2%. Deskripsi yang lebih mudah adalah: pita pertama, hijau, mempunyai harga 5 dan pita kedua, biru, mempunyai harga 6, dan keduanya dihitung sebagai 56. Pita ketiga,kuning, mempunyai harga 104, yang menambahkan empat nol di belakang 56, sedangkan pita keempat, merah, merupakan kode untuk toleransi ± 2%, memberikan nilai 560.000Ω pada keakuratan ± 2%.
Warna Pita pertama Pita kedua Pita ketiga
(pengali) Pita keempat
(toleransi) Pita kelima
(koefisien suhu)
Hitam 0 0 × 100
Cokelat 1 1 ×101 ± 1% (F) 100 ppm
Merah 2 2 × 102 ± 2% (G) 50 ppm
Oranye 3 3 × 103 15 ppm
Kuning 4 4 × 104 25 ppm
Hijau 5 5 × 105 ± 0.5% (D)
Biru 6 6 × 106 ± 0.25% (C)
Ungu 7 7 × 107 ± 0.1% (B)
Abu-abu 8 8 × 108 ± 0.05% (A)
Putih 9 9 × 109
Emas × 10-1 ± 5% (J)
Perak × 10-2 ± 10% (K)
Kosong ± 20% (M)
[sunting] Identifikasi lima pita
Identifikasi lima pita digunakan pada resistor presisi (toleransi 1%, 0.5%, 0.25%, 0.1%), untuk memberikan harga resistansi ketiga. Tiga pita pertama menunjukkan harga resistansi, pita keempat adalah pengali, dan yang kelima adalah toleransi. Resistor lima pita dengan pita keempat berwarna emas atau perak kadang-kadang diabaikan, biasanya pada resistor lawas atau penggunaan khusus. Pita keempat adalah toleransi dan yang kelima adalah koefisien suhu.
[sunting] Resistor pasang-permukaan
Gambar ini menunjukan empat resistor pasang permukaan (komponen pada kiri atas adalah kondensator) termasuk dua resistor nol ohm. Resistor nol ohm sering digunakan daripada lompatan kawat sehingga dapat dipasang dengan mesin pemasang resistor.
Resistor pasang-permukaan dicetak dengan harga numerik dengan kode yang mirip dengan kondensator kecil. Resistor toleransi standar ditandai dengan kode tiga digit, dua pertama menunjukkan dua angka pertama resistansi dan angka ketiga menunjukkan pengali (jumlah nol). Contoh:
"334" = 33 × 10.000 ohm = 330 KOhm
"222" = 22 × 100 ohm = 2,2 KOhm
"473" = 47 × 1,000 ohm = 47 KOhm
"105" = 10 × 100,000 ohm = 1 MOhm
Resistansi kurang dari 100 ohm ditulis: 100, 220, 470. Contoh:
"100" = 10 × 1 ohm = 10 ohm
"220" = 22 × 1 ohm = 22 ohm
Kadang-kadang harga-harga tersebut ditulis "10" atau "22" untuk mencegah kebingungan.
Resistansi kurang dari 10 ohm menggunakan 'R' untuk menunjukkan letak titik desimal. Contoh:
"4R7" = 4.7 ohm
"0R22" = 0.22 ohm
"0R01" = 0.01 ohm
Resistor presisi ditandai dengan kode empat digit. Dimana tiga digit pertama menunjukkan harga resistansi dan digit keempat adalah pengali. Contoh:
"1001" = 100 × 10 ohm = 1 kohm
"4992" = 499 × 100 ohm = 49,9 kohm
"1000" = 100 × 1 ohm = 100 ohm
"000" dan "0000" kadang-kadang muncul bebagai harga untuk resistor nol ohm
Resistor pasang-permukaan saat ini biasanya terlalu kecil untuk ditandai.
[sunting] Penandaan tipe industri
Format: XX YYYZ[4]
X: kode tipe
Y: nilai resistansi
Z: toleransi
Rating Daya pada 70 °C Kode Tipe Rating Daya (Watt) Teknik MIL-R-11 Teknik MIL-R-39008
BB ⅛ RC05 RCR05
CB ¼ RC07 RCR07
EB ½ RC20 RCR20
GB 1 RC32 RCR32
HB 2 RC42 RCR42
GM 3 - -
HM 4 - -
Kode Toleransi Toleransi Teknik Industri Teknik MIL
±5% 5 J
±20% 2 M
±10% 1 K
±2% - G
±1% - F
±0.5% - D
±0.25% - C
±0.1% - B
Rentang suhu operasional membedakan komponen kelas komersil, kelas industri dan kelas militer.
Kelas komersil: 0 °C hingga 70 °C
Kelas industri: −40 °C hingga 85 °C (seringkali −25 °C hingga 85 °C)
Kelas militer: −55 °C hingga 125 °C (seringkali -65 °C hingga 275 °C)
Kelas standar: -5 °C hingga 60 °C
transistor
Transistor
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.
Transistor through-hole (dibandingkan dengan pita ukur sentimeter)
Pada umumnya, transistor memiliki 3 terminal, yaitu Basis (B), Emitor (E) dan Kolektot (C). Tegangan yang di satu terminalnya misalnya Emitor dapat dipakai untuk mengatur arus dan tegangan yang lebih besar daripada arus input Basis, yaitu pada keluaran tegangan dan arus output Kolektor.
Transistor merupakan komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Dalam rangkaian analog, transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara, sumber listrik stabil (stabilisator) dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaian digital, transistor digunakan sebagai saklar berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate, memori dan fungsi rangkaian-rangkaian lainnya.
Daftar isi
[sembunyikan]
1 Cara kerja semikonduktor
2 Cara kerja transistor
3 Jenis-jenis transistor
3.1 BJT
3.2 FET
4 Pranala luar
[sunting] Cara kerja semikonduktor
Pada dasarnya, transistor dan tabung vakum memiliki fungsi yang serupa; keduanya mengatur jumlah aliran arus listrik.
Untuk mengerti cara kerja semikonduktor, misalkan sebuah gelas berisi air murni. Jika sepasang konduktor dimasukan kedalamnya, dan diberikan tegangan DC tepat dibawah tegangan elektrolisis (sebelum air berubah menjadi Hidrogen dan Oksigen), tidak akan ada arus mengalir karena air tidak memiliki pembawa muatan (charge carriers). Sehingga, air murni dianggap sebagai isolator. Jika sedikit garam dapur dimasukan ke dalamnya, konduksi arus akan mulai mengalir, karena sejumlah pembawa muatan bebas (mobile carriers, ion) terbentuk. Menaikan konsentrasi garam akan meningkatkan konduksi, namun tidak banyak. Garam dapur sendiri adalah non-konduktor (isolator), karena pembawa muatanya tidak bebas.
Silikon murni sendiri adalah sebuah isolator, namun jika sedikit pencemar ditambahkan, seperti Arsenik, dengan sebuah proses yang dinamakan doping, dalam jumlah yang cukup kecil sehingga tidak mengacaukan tata letak kristal silikon, Arsenik akan memberikan elektron bebas dan hasilnya memungkinkan terjadinya konduksi arus listrik. Ini karena Arsenik memiliki 5 atom di orbit terluarnya, sedangkan Silikon hanya 4. Konduksi terjadi karena pembawa muatan bebas telah ditambahkan (oleh kelebihan elektron dari Arsenik). Dalam kasus ini, sebuah Silikon tipe-n (n untuk negatif, karena pembawa muatannya adalah elektron yang bermuatan negatif) telah terbentuk.
Selain dari itu, silikon dapat dicampur dengan Boron untuk membuat semikonduktor tipe-p. Karena Boron hanya memiliki 3 elektron di orbit paling luarnya, pembawa muatan yang baru, dinamakan "lubang" (hole, pembawa muatan positif), akan terbentuk di dalam tata letak kristal silikon.
Dalam tabung hampa, pembawa muatan (elektron) akan dipancarkan oleh emisi thermionic dari sebuah katode yang dipanaskan oleh kawat filamen. Karena itu, tabung hampa tidak bisa membuat pembawa muatan positif (hole).
Dapat disimak bahwa pembawa muatan yang bermuatan sama akan saling tolak menolak, sehingga tanpa adanya gaya yang lain, pembawa-pembawa muatan ini akan terdistribusi secara merata di dalam materi semikonduktor. Namun di dalam sebuah transistor bipolar (atau diode junction) dimana sebuah semikonduktor tipe-p dan sebuah semikonduktor tipe-n dibuat dalam satu keping silikon, pembawa-pembawa muatan ini cenderung berpindah ke arah sambungan P-N tersebut (perbatasan antara semikonduktor tipe-p dan tipe-n), karena tertarik oleh muatan yang berlawanan dari seberangnya.
Kenaikan dari jumlah pencemar (doping level) akan meningkatkan konduktivitas dari materi semikonduktor, asalkan tata-letak kristal silikon tetap dipertahankan. Dalam sebuah transistor bipolar, daerah terminal emiter memiliki jumlah doping yang lebih besar dibandingkan dengan terminal basis. Rasio perbandingan antara doping emiter dan basis adalah satu dari banyak faktor yang menentukan sifat penguatan arus (current gain) dari transistor tersebut.
Jumlah doping yang diperlukan sebuah semikonduktor adalah sangat kecil, dalam ukuran satu berbanding seratus juta, dan ini menjadi kunci dalam keberhasilan semikonduktor. Dalam sebuah metal, populasi pembawa muatan adalah sangat tinggi; satu pembawa muatan untuk setiap atom. Dalam metal, untuk mengubah metal menjadi isolator, pembawa muatan harus disapu dengan memasang suatu beda tegangan. Dalam metal, tegangan ini sangat tinggi, jauh lebih tinggi dari yang mampu menghancurkannya. Namun, dalam sebuah semikonduktor hanya ada satu pembawa muatan dalam beberapa juta atom. Jumlah tegangan yang diperlukan untuk menyapu pembawa muatan dalam sejumlah besar semikonduktor dapat dicapai dengan mudah. Dengan kata lain, listrik di dalam metal adalah inkompresible (tidak bisa dimampatkan), seperti fluida. Sedangkan dalam semikonduktor, listrik bersifat seperti gas yang bisa dimampatkan. Semikonduktor dengan doping dapat diubah menjadi isolator, sedangkan metal tidak.
Gambaran di atas menjelaskan konduksi disebabkan oleh pembawa muatan, yaitu elektron atau lubang, namun dasarnya transistor bipolar adalah aksi kegiatan dari pembawa muatan tersebut untuk menyebrangi daerah depletion zone. Depletion zone ini terbentuk karena transistor tersebut diberikan tegangan bias terbalik, oleh tegangan yang diberikan di antara basis dan emiter. Walau transistor terlihat seperti dibentuk oleh dua diode yang disambungkan, sebuah transistor sendiri tidak bisa dibuat dengan menyambungkan dua diode. Untuk membuat transistor, bagian-bagiannya harus dibuat dari sepotong kristal silikon, dengan sebuah daerah basis yang sangat tipis.
[sunting] Cara kerja transistor
Dari banyak tipe-tipe transistor modern, pada awalnya ada dua tipe dasar transistor, bipolar junction transistor (BJT atau transistor bipolar) dan field-effect transistor (FET), yang masing-masing bekerja secara berbeda.
Transistor bipolar dinamakan demikian karena kanal konduksi utamanya menggunakan dua polaritas pembawa muatan: elektron dan lubang, untuk membawa arus listrik. Dalam BJT, arus listrik utama harus melewati satu daerah/lapisan pembatas dinamakan depletion zone, dan ketebalan lapisan ini dapat diatur dengan kecepatan tinggi dengan tujuan untuk mengatur aliran arus utama tersebut.
FET (juga dinamakan transistor unipolar) hanya menggunakan satu jenis pembawa muatan (elektron atau hole, tergantung dari tipe FET). Dalam FET, arus listrik utama mengalir dalam satu kanal konduksi sempit dengan depletion zone di kedua sisinya (dibandingkan dengan transistor bipolar dimana daerah Basis memotong arah arus listrik utama). Dan ketebalan dari daerah perbatasan ini dapat diubah dengan perubahan tegangan yang diberikan, untuk mengubah ketebalan kanal konduksi tersebut. Lihat artikel untuk masing-masing tipe untuk penjelasan yang lebih lanjut.
[sunting] Jenis-jenis transistor
BJT symbol PNP.svg PNP JFET symbol P.png P-channel
BJT symbol NPN.svg NPN JFET symbol N.png N-channel
BJT JFET
Simbol Transistor dari Berbagai Tipe
Secara umum, transistor dapat dibeda-bedakan berdasarkan banyak kategori:
Materi semikonduktor: Germanium, Silikon, Gallium Arsenide
Kemasan fisik: Through Hole Metal, Through Hole Plastic, Surface Mount, IC, dan lain-lain
Tipe: UJT, BJT, JFET, IGFET (MOSFET), IGBT, HBT, MISFET, VMOSFET, MESFET, HEMT, SCR serta pengembangan dari transistor yaitu IC (Integrated Circuit) dan lain-lain.
Polaritas: NPN atau N-channel, PNP atau P-channel
Maximum kapasitas daya: Low Power, Medium Power, High Power
Maximum frekuensi kerja: Low, Medium, atau High Frequency, RF transistor, Microwave, dan lain-lain
Aplikasi: Amplifier, Saklar, General Purpose, Audio, Tegangan Tinggi, dan lain-lain
[sunting] BJT
BJT (Bipolar Junction Transistor) adalah salah satu dari dua jenis transistor. Cara kerja BJT dapat dibayangkan sebagai dua diode yang terminal positif atau negatifnya berdempet, sehingga ada tiga terminal. Ketiga terminal tersebut adalah emiter (E), kolektor (C), dan basis (B).
Perubahan arus listrik dalam jumlah kecil pada terminal basis dapat menghasilkan perubahan arus listrik dalam jumlah besar pada terminal kolektor. Prinsip inilah yang mendasari penggunaan transistor sebagai penguat elektronik. Rasio antara arus pada koletor dengan arus pada basis biasanya dilambangkan dengan β atau h_{FE}. β biasanya berkisar sekitar 100 untuk transistor-transisor BJT.
[sunting] FET
FET dibagi menjadi dua keluarga: Junction FET (JFET) dan Insulated Gate FET (IGFET) atau juga dikenal sebagai Metal Oxide Silicon (atau Semiconductor) FET (MOSFET). Berbeda dengan IGFET, terminal gate dalam JFET membentuk sebuah diode dengan kanal (materi semikonduktor antara Source dan Drain). Secara fungsinya, ini membuat N-channel JFET menjadi sebuah versi solid-state dari tabung vakum, yang juga membentuk sebuah diode antara grid dan katode. Dan juga, keduanya (JFET dan tabung vakum) bekerja di "depletion mode", keduanya memiliki impedansi input tinggi, dan keduanya menghantarkan arus listrik dibawah kontrol tegangan input.
FET lebih jauh lagi dibagi menjadi tipe enhancement mode dan depletion mode. Mode menandakan polaritas dari tegangan gate dibandingkan dengan source saat FET menghantarkan listrik. Jika kita ambil N-channel FET sebagai contoh: dalam depletion mode, gate adalah negatif dibandingkan dengan source, sedangkan dalam enhancement mode, gate adalah positif. Untuk kedua mode, jika tegangan gate dibuat lebih positif, aliran arus di antara source dan drain akan meningkat. Untuk P-channel FET, polaritas-polaritas semua dibalik. Sebagian besar IGFET adalah tipe enhancement mode, dan hampir semua JFET adalah tipe depletion mode.
[sembunyikan]
l
b
s
Transistor
Transistor dwikutub
BJT · UJT · HBT · IGBT
Transistor stub.svg
Penggunaan transistor dwikutub
Tunggal emitor · Tunggal kolektor · Tunggal basis
Transistor ekakutub
FET: MOSFET (ISFET · DNAFET) · JFET (FREDFET · MESFET) · HEMT
Penggunaan transistor ekakutub
Tunggal sumber · Tunggal cerat · Tunggal gerbang
Gabungan transistor
Pasangan Darlington · Pasangan Sziklai · Pasangan ekor panjang · Pasangan kaskoda
cara ngupil yang baik
Ngupil adalah salah satu kegiatan biologis yang paling nikmat untuk dilakukan. Terkadang kalo kamu lagi bosan atau lagi nganggur, tanpa sadar kamu melakukan kegiatan ngupil ini. Tapi sesungguhnya, pernahkah kamu bertanya kepada diri kamu sendiri: Apakah kamu sudah ngupil dengan baik dan benar? Ada baiknya kamu melihat tutorial Cara Ngupil yang Baik berikut ini.
Nah mudah bukan? MBDC berharap dengan adanya tutorial ini, selanjutnya kamu bisa mengupil dengan lebih berharkat dan bermartabat, serta berguna bagi kehidupan masyarakat banyak. Demikian dulu dan selamat mencoba!
Sumber: http://malesbanget.com/2012/02/cara-ngupil-yang-baik/#ixzz1qDw0XW9K
Copyright Malesbanget.com 2011
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives
Sabtu, 24 Maret 2012
Plasma vs LCD vs LED: Yang HDTV Type adalah Terbaik?
Plasma vs LCD vs LED: Yang HDTV Type adalah Terbaik?
Untuk waktu yang lama, itu sulit untuk menelepon, tetapi hari yang cepat teknologi yang berkembang telah membuat lebih mudah untuk mahkota pemenang dalam perang layar.
Ketika Anda belanja untuk HDTV , ada banyak faktor untuk mempertimbangkan. Kepala di antara mereka adalah jenis layar ini. Sementara boxy, CRT besar panjang mati dan raksasa proyeksi belakang HDTV semua tapi punah, pasar HDTV saat ini menawarkan tiga pilihan yang berbeda dalam tampilan teknologi: plasma, tradisional CCFL-backlit LCD, dan LED-backlit LCD. Selama bertahun-tahun, pertanyaan yang teknologi memerintah tertinggi tetap terjawab.
Pada awal dari HDTV, plasma, dengan kulit hitam bertinta dan atas takuk kualitas gambar, adalah teknologi panel datar lazim, terutama di kalangan videophiles. LCD secara bertahap, lebih tipis, lebih hemat energi dengan CCFL backlighting menjadi lebih murah dan lebih mampu dan mulai mendapatkan tanah. Perbedaan antara plasma dan LCD goyah untuk beberapa waktu, dengan masing-masing menawarkan manfaat ekonomi dan visual yang berbeda tergantung pada harga, model, dan waktu dalam siklus hidup dari HDTV. Tapi dalam beberapa tahun terakhir, dengan munculnya semakin canggih LED backlighting, akhirnya kami memiliki pemenang sejati. Dengan efisiensi energi tak tertandingi, berbasis LED LCD adalah teknologi panel datar HDTV terbaik. Sayangnya, itu juga umumnya yang paling mahal. (. Meskipun harga HDTV LED telah turun jauh selama tahun lalu, dan terus menurun sepanjang waktu) Jika dalam anggaran Anda, pilihan jelas: Bayar premi dan mendapatkan HDTV LED-lit.
Dasar-dasar: Apa Perbedaan Antara LCD, LED, dan Plasma?
Tiga teknologi sangat berbeda, terutama bagaimana masing-masing layar menyala. Dalam HDTV plasma, fosfor yang menciptakan gambar pada cahaya layar ke atas diri mereka sendiri, dan tidak memerlukan backlighting. Untuk LCD HDTV, bagaimanapun, layar kristal cair tidak menyala, membutuhkan sumber cahaya terpisah. Di situlah perbedaan antara "biasa" layar LCD (juga dikenal sebagai CCFL-backlit LCD) dan LED-backlit layar LCD (juga dikenal sebagai LED-LCD, atau layar hanya LED) masuk Tradisional LCD HDTV menggunakan lampu neon katoda dingin ( CCFLs) untuk menerangi layar. CCFLs mirip dengan lampu neon yang mungkin Anda lihat dalam lampu dan lampu di atas kepala. Mereka menggunakan gas yang dibebankan untuk menghasilkan cahaya. LED-LCD layar, seperti namanya, menggunakan dioda pemancar cahaya (LED) untuk menerangi layar.
Beberapa faktor yang dapat dipengaruhi oleh jenis layar HDTV yang Anda pilih. Di antara mereka, yang paling menonjol adalah layar ketebalan, kecerahan, kegelapan, efisiensi energi, dan harga. Idealnya, Anda ingin HDTV yang terjangkau, kertas tipis, bisa mendapatkan wajah-of-the-sun-terang dan hitam-lubang-gelap, dan mengkonsumsi kurang dari satu watt. Yang saat ini mustahil, tapi LED-backlit LCD HDTV dapat datang lebih dekat dari dua teknologi lainnya.
Untuk keuntungan ini, LED HDTV perintah premium, karena semua produsen HDTV besar, LED-backlit HDTV dapat biaya beberapa ratus dolar lebih dari CCFL-backlit HDTV dengan ukuran yang sama. Umumnya, HDTV plasma cenderung menjadi yang paling murah, harga sama atau sedikit kurang dari CCFL-backlit HDTV. Namun, yang berarti penghematan layar akan lebih tebal dan banyak lagi haus kekuasaan, bahkan jika itu memang menawarkan sebagai baik gambar sebagai HDTV LED-backlit. Misalnya, 46-inch Samsung CCFL-backlit LCD HDTV dimulai pada $ 799,99 (seri 600), dan bisa mendapatkan sebagai mahal sebagai $ 1,699.99 (seri 750). Samsung menawarkan 50-inch HDTV plasma 1080p (ada 46-inci model tersedia saat ini, dan 52-inci CCFL-backlit mulai LCD di $ 1,299.99 dengan seri 530) untuk sebagai sedikit sebagai $ 1,149.99 (seri 540) dan sebanyak $ 2,299.99 (yang 8000 plasma seri). Untuk ukuran ekstra, bahwa benjolan di harga yang wajar. Sementara itu, 46-inch Samsung HDTV LED mulai dari $ 1,199.99 (yang LED seri 6050) dan dapat menjadi semahal $ 4,999.99 (yang 9000 LED seri). HDTV LED tidak perlu menjadi super-mahal, tetapi mereka hampir selalu biaya lebih dari rekan-rekan mereka CCFL-backlit dan plasma. Mengingat kualitas gambar yang sangat baik dan manfaat yang signifikan dalam konsumsi layar ketebalan dan daya, yang jumlah tambahan pada tag harga bernilai baik.
Kualitas Gambar
Seberapa baik gambar tampak, terutama jika Anda seorang videophile atau fanatik bioskop, adalah aspek yang paling penting dari HDTV apapun. Secara khusus, puncak putih dan tingkat hitam menentukan bagaimana detail gambar dapat terlihat pada layar. Tingkat putih miskin berarti rincian denda bisa dicuci dalam adegan cerah, sementara tingkat hitam miskin berarti bayangan menelan bagian-bagian dari gambar dalam adegan gelap. Sebuah keseluruhan yang sangat luas dari gelap ke terang memungkinkan HDTV menunjukkan rincian terkecil, terlepas dari seberapa terang atau gelap film mendapat. Dalam pengujian kami, kami mengukur tingkat putih dan hitam dengan pencahayaan menggunakan kromameter a. Sebuah HDTV biasa-biasa saja bisa menghasilkan tingkat hitam dari 0,05-0,07 cd / m 2, sedangkan HDTV yang sangat baik mungkin menawarkan tingkat 0,01-0,03 cd / m 2. Secara historis, HDTV plasma telah menghasilkan tingkat hitam terbaik, khususnya sekarang sudah tidak berfungsi Pioneer Kuro merek HDTV. Layar Kuro punya begitu memuaskan gelap yang itu tetap HDTV populer untuk penggemar lama setelah Pioneer berhenti membuat set. Dominasi plasma dalam bidang ini, bagaimanapun, adalah lebih. Editor kami saat ini 'Choice HDTV, berbasis LED LG Infinia 47LW5600 (Best Deal: $1,298.00 at TriState Camera) , Menempatkan keluar hanya 0,01 cd / m 2, tingkat terbaik yang bisa kita ukur. Bahwa setiap LCD LED-backlit bisa mendapatkan yang gelap menunjukkan seberapa jauh teknologi telah datang.
Tingkat Putih tidak penting cukup sebanyak tingkat hitam, karena lebih sulit untuk layar untuk menunjukkan rincian halus dalam bayangan dan lebih mudah untuk engkol keluar putih yang sangat terang dengan cahaya latar belakang, tetapi mereka masih dapat masalah. Mendengar hal ini, LED backlighting kemenangan lagi. The Panasonic TC-L42E30 (Best Deal: $856.30 at discntandmore) mencapai 473,50 mengejutkan cd / m 2 tingkat putih dengan sederhana 0,04 cd / m 2 tingkat hitam. Ini benar-benar (dan secara harfiah) yang outshines Panasonic TC-P50ST30 , plasma HDTV perusahaan sepupu yang menempatkan keluar hanya 107 cd / m 2 puncak putih sekaligus menawarkan cd 0,03 sedikit lebih baik / m 2 tingkat hitam.
Ukuran dan Daya
Ketebalan layar tidak aspek yang paling penting dari HDTV, tapi awalnya, itu yang paling terlihat. Sebuah HDTV super tipis tidak hanya visual mencolok, tapi lebih mudah dipasang di dinding, dan dapat lebih mudah diatur, ditampilkan, atau disembunyikan sebagai bagian dari home theater Anda. Mendengar hal ini, lampu LED menang tangan-down. Para CCFLs yang standar backlight layar LCD jauh lebih tebal dari LED, dan layar plasma memerlukan cukup banyak ruang untuk sel-sel plasma yang sebenarnya. LED, di sisi lain, bisa sangat kecil sementara yang sangat terang, yang berarti sebuah array LED sepanjang tepi LCD bisa menyalakan itu sementara benar-benar menghapus lampu latar dari persamaan (dalam konfigurasi ini, LED dianggap "ujung -pencahayaan, "tidak backlighting, meskipun istilah backlighting dapat mencakup semua pencahayaan layar). 8000 seri Samsung LED HDTV mengukur sangat-langsing 0,9 inci, berkat tepi pencahayaan-nya. Untuk Sebaliknya, Samsung seri 8000 plasma HDTV model ukuran 1,4 inci tebal, dan CCFL-backlit HDTV nya 750 seri mengukur bulkier 3,2 inci tebal. Anda benar-benar bisa menjejalkan tiga 8000-seri HDTV depan-ke-kembali ke dalam waktu satu 750-seri layar. Namun, tepi-lit LCD tidak dapat menghasilkan cukup sebagai orang kulit hitam gelap seperti LED-array-backlit LCD. Dengan dinding penuh LED di belakang layar, lampu redup dan individu dapat mematikan untuk menghasilkan tingkat hitam terbaik saat gambar membutuhkan mereka. Namun, ini berarti layar tidak bisa mendapatkan cukup setipis apakah itu tepi-remang. Namun, bahkan LED-backlit layar bisa tinggal sangat tipis. LG Infinia 47LW5600 hanya berukuran 1,2 inci tebal.
Efisiensi energi merupakan faktor penting ketika memilih HDTV, dan antara tiga teknologi LED-backlit HDTV menang lagi. HDTV LED konsisten mengkonsumsi sekitar 100 watt atau kurang, sedangkan HDTV plasma dapat makan sampai dua atau tiga kali lipat. The 47-inch LG Infinia 47LW5600 menggunakan 95 watt sedikit, dan 42-inci yang sedikit lebih kecil Panasonic TC-L42E30 hanya membutuhkan 78 watt. Bandingkan dengan HDTV plasma seperti 42-inch Panasonic TC-P42GT25 , Yang memakan 236 watt, atau 50-inch Samsung PN50C590G4F (Best Deal: $969.00 at TriState Camera) , Yang menggunakan 272 watt mengejutkan. Namun, Anda tidak bisa yakin bahwa HDTV LED-backlit akan hemat energi. Ini aturan umum yang baik, tetapi beberapa HDTV, seperti XVT3D650SV Vizio (Best Deal: $1,899.99 at CompUSA.com) , Memakan 165 watt (walaupun itu untuk layar 65-inci besar), dan Sony Bravia 46EX720 (Best Deal: $867.96 at CircuitCity.com) mengkonsumsi 112 watt. Bahkan masih, ini adalah jumlah yang jauh lebih baik daripada Anda akan mendapatkan dengan layar plasma.
10 TIPS – TRIK MEMBELI HP SECOND ATAU BEKAS
Saya akan sedikit membagi Tips – Trik Membeli Hp Second Atau Bekas baik itu hp nokia, siemens, Sony Ericsson, Motorola, Samsung, O2, BlackBerry, LG dan lain-lain. Mungkin karena keterbatasan dana yang kita miliki, maka dengan terpaksa terkadang kita harus membeli ponsel second / bekas untuk menyesuaikan dengan kantong kita. Tapi tenang saja kawan, jikalau kita pintar dalam memilih HP second atau bekas tadi, insyaAllah kita akan mendapatkan HP yang masih berkualitas.
Berikut 10 Tips – Trik Membeli Hp Second Atau Bekas :
tips-trik membeli hp/ponsel second atau bekas
1. Perhatikan Kondisi Fisik HP dan kelengkapan.
Periksalah kondisi luar maupun dalam ponsel apakah masih dalam keadaan baik, Jangan terkecoh dengan Cassing yang bagus/bersih. Lihat kondisi segel, apakah ada tanda-tanda pernah di bongkar? Perhatikan warna baut dan bentuk kembangnya, biasanya ponsel yg pernah di utak-atik warna bautnya sedikit memudar dan btk kembangnya sudah agak rusak. Setelah anda memeriksa kondisi ponsel, maka selanjutnya hidupkan ponsel, coba semua tombol-tombol pada keypad apakah ada yang macet ataupun malah tidak berfungsi. Cobalah menekan sembarang tombol angka pada keypad sebanyak mungkin dan pastikan ponsel tidak hang. Lalu pastikan fungsi-fungsi pada menu semua berfungsi dengan baik, misalnya: ringtone, getar, kamera, bluetooth, radio dan lain-lain.
2. Kondisi Baterai.
Tidak mudah untuk tahu kondisi baterai Handphone yang kita beli, apakah masih baik dan normal atau sudah ngedrop. Baterai yang bocor hanya bartahan satu atau dua hari dalam posisi standby dan beberapa jam saat kondisi sering digunakan. Jarang penjual yang terus terang tentang kondisi baterai HP karena tentunya akan menurunkan Harga HP yang ditawarkan. Cara yang terbaik adalah menanyakan dengan sopan tentang kondisi baterai, apakah masih baik dan normal atau bermasalah alias bocor.
3. Charger
Perhatikan charger-nya. Biasanya yang tidak original lama proses charger-nya, sebaliknya yang original cepat proses charger-nya. Fisik charger yang original lebih berat dibandingkan dengan yang tidak original. Kabel original lebih panjang dibanding yang tidak original.
4. Sinyal
Pastikan sinyal ponsel masih baik. Untuk mengecek sinyal ada cara yang ampuh yaitu menggunakan kartu yang di daerah Anda sinyalnya paling bagus. Jika menggunakan kartu itu saja sinyal terlihat naik turun terlalu lama mungkin sinyal sudah bobrok.
5 . Garansi.
Tanyakan kepada si penjual apakah hp/ponsel bekas atau second tersebut masih dalam masa garansi, biasanya ponsel yang masih bergaransi adalah ponsel yang belum berumur lebih dari setahun dari tanggal pembelian tangan pertama, jika tidak garansi lagi, sebaiknya anda tanyakan kepada si penjual untuk berapa lama ia berani menjamin hp tersebut, usahakan nyatakan secara tertulis atau paling tidak tulis dalam kwitansi pembelian. Karena barang hasil perbaikan dari yang rusak belum tentu stabil dan lengkap fungsinya. Pertimbangkan untuk tidak membeli HP apabila tidak ada jaminan, kecuali anda menanggung resiko yang besar.
6. Nomor IMEI
Periksalah dengan seksama apakah sama semua antara nomor IMEI pada ponsel (biasanya tertera di bagian belakang ponsel/dibalik battery), nomor IMEI pada program ponsel(mesin ponsel) dan nomor IMEI yang tertera pada dos ponsel. Hal ini dilakukan adalah untuk mempermudah anda untuk menjual kembali ponsel ini dikemudian hari sebab nomor IMEI pasti cocok semua.
7. Survey.
Hal terpenting sebelum Anda belanja handphone bekas adalah survey harga. Pengetahuan Anda tentang harga akan menyelamatkan Anda dari membayar lebih mahal dan harga pasar. Pelajari panduan terkini, panduan harga dapat anda temukan di koran atau media yang banyak memuat panduan harga ponsel second seperti koran atau situs / web yang menyediakan secara lengkap harga-harga terbaru dari hp / ponsel Second. Pelajari datanya dan sesuaikan dengan kemampuan kantong anda untuk membeli yang sesuai type cell phone yang anda inginkan.
8. Sparepart
Sebisa mungkin pilih hp / ponsel yang masih lengkap seperti kotak hp, buku manual, kabel data, ataupun CD software (jika memang masih ada) serta sebaiknya anda memilih ponsel yang memiliki jaringan servis yang banyak, hal ini mempermudah anda dalam memperbaiki kerusakan yang mungkin terjadi saat anda menggunakan ponsel tersebut, demikian juga dengan ketersediaan suku cadang/sparepart ataupun aksesori ponsel yang lengkap.
9. Curiga.
Hati-hati apabila anda ditawarkan seseorang sebuah Ponsel Second apalagi apabila yang ditawarkan terasa murah sekali baik di counter maupun dijalan. Memelihara rasa curiga akan lebih baik daripada anda membeli barang hasil tindak kejahatan atau semacamnya. Dan jangan pernah membeli barang panas atau istilah yang kita kenal Black Market karna itu akan merugikan anda sendir nantinya.
10. Tawar Harga
Kita pembeli adalah raja dan selain itu keuntungan membeli HP second adalah kita bisa melakukan tawar-menawar kepada penjual. Kita bisa mendapatkan HP second murah jika kita pintar-pintar memanfaatkan kondisi HP sebagai ‘senjata’ untuk menawar, misalnya dari cacat fisik atau kelengkapan HP yang kurang atau bukan original. Penjual pun sudah pasti memasang harga HP lebih tinggi dari modal yang mereka keluarkan, sehingga akan rugi rasanya jika kita tidak menawar harga yang mereka tetapkan.
Jika ke 10 Tips – Trik Membeli Hp Second Atau Bekas ini anda sudah aplikasikan InsyaAllah kawan. Anda akan mendapatkan hp second yang masih berkualitas dan memuaskan. Good Luck !!!
Saya akan sedikit membagi Tips – Trik Membeli Hp Second Atau Bekas baik itu hp nokia, siemens, Sony Ericsson, Motorola, Samsung, O2, BlackBerry, LG dan lain-lain. Mungkin karena keterbatasan dana yang kita miliki, maka dengan terpaksa terkadang kita harus membeli ponsel second / bekas untuk menyesuaikan dengan kantong kita. Tapi tenang saja kawan, jikalau kita pintar dalam memilih HP second atau bekas tadi, insyaAllah kita akan mendapatkan HP yang masih berkualitas.
Berikut 10 Tips – Trik Membeli Hp Second Atau Bekas :
tips-trik membeli hp/ponsel second atau bekas
1. Perhatikan Kondisi Fisik HP dan kelengkapan.
Periksalah kondisi luar maupun dalam ponsel apakah masih dalam keadaan baik, Jangan terkecoh dengan Cassing yang bagus/bersih. Lihat kondisi segel, apakah ada tanda-tanda pernah di bongkar? Perhatikan warna baut dan bentuk kembangnya, biasanya ponsel yg pernah di utak-atik warna bautnya sedikit memudar dan btk kembangnya sudah agak rusak. Setelah anda memeriksa kondisi ponsel, maka selanjutnya hidupkan ponsel, coba semua tombol-tombol pada keypad apakah ada yang macet ataupun malah tidak berfungsi. Cobalah menekan sembarang tombol angka pada keypad sebanyak mungkin dan pastikan ponsel tidak hang. Lalu pastikan fungsi-fungsi pada menu semua berfungsi dengan baik, misalnya: ringtone, getar, kamera, bluetooth, radio dan lain-lain.
2. Kondisi Baterai.
Tidak mudah untuk tahu kondisi baterai Handphone yang kita beli, apakah masih baik dan normal atau sudah ngedrop. Baterai yang bocor hanya bartahan satu atau dua hari dalam posisi standby dan beberapa jam saat kondisi sering digunakan. Jarang penjual yang terus terang tentang kondisi baterai HP karena tentunya akan menurunkan Harga HP yang ditawarkan. Cara yang terbaik adalah menanyakan dengan sopan tentang kondisi baterai, apakah masih baik dan normal atau bermasalah alias bocor.
3. Charger
Perhatikan charger-nya. Biasanya yang tidak original lama proses charger-nya, sebaliknya yang original cepat proses charger-nya. Fisik charger yang original lebih berat dibandingkan dengan yang tidak original. Kabel original lebih panjang dibanding yang tidak original.
4. Sinyal
Pastikan sinyal ponsel masih baik. Untuk mengecek sinyal ada cara yang ampuh yaitu menggunakan kartu yang di daerah Anda sinyalnya paling bagus. Jika menggunakan kartu itu saja sinyal terlihat naik turun terlalu lama mungkin sinyal sudah bobrok.
5 . Garansi.
Tanyakan kepada si penjual apakah hp/ponsel bekas atau second tersebut masih dalam masa garansi, biasanya ponsel yang masih bergaransi adalah ponsel yang belum berumur lebih dari setahun dari tanggal pembelian tangan pertama, jika tidak garansi lagi, sebaiknya anda tanyakan kepada si penjual untuk berapa lama ia berani menjamin hp tersebut, usahakan nyatakan secara tertulis atau paling tidak tulis dalam kwitansi pembelian. Karena barang hasil perbaikan dari yang rusak belum tentu stabil dan lengkap fungsinya. Pertimbangkan untuk tidak membeli HP apabila tidak ada jaminan, kecuali anda menanggung resiko yang besar.
6. Nomor IMEI
Periksalah dengan seksama apakah sama semua antara nomor IMEI pada ponsel (biasanya tertera di bagian belakang ponsel/dibalik battery), nomor IMEI pada program ponsel(mesin ponsel) dan nomor IMEI yang tertera pada dos ponsel. Hal ini dilakukan adalah untuk mempermudah anda untuk menjual kembali ponsel ini dikemudian hari sebab nomor IMEI pasti cocok semua.
7. Survey.
Hal terpenting sebelum Anda belanja handphone bekas adalah survey harga. Pengetahuan Anda tentang harga akan menyelamatkan Anda dari membayar lebih mahal dan harga pasar. Pelajari panduan terkini, panduan harga dapat anda temukan di koran atau media yang banyak memuat panduan harga ponsel second seperti koran atau situs / web yang menyediakan secara lengkap harga-harga terbaru dari hp / ponsel Second. Pelajari datanya dan sesuaikan dengan kemampuan kantong anda untuk membeli yang sesuai type cell phone yang anda inginkan.
8. Sparepart
Sebisa mungkin pilih hp / ponsel yang masih lengkap seperti kotak hp, buku manual, kabel data, ataupun CD software (jika memang masih ada) serta sebaiknya anda memilih ponsel yang memiliki jaringan servis yang banyak, hal ini mempermudah anda dalam memperbaiki kerusakan yang mungkin terjadi saat anda menggunakan ponsel tersebut, demikian juga dengan ketersediaan suku cadang/sparepart ataupun aksesori ponsel yang lengkap.
9. Curiga.
Hati-hati apabila anda ditawarkan seseorang sebuah Ponsel Second apalagi apabila yang ditawarkan terasa murah sekali baik di counter maupun dijalan. Memelihara rasa curiga akan lebih baik daripada anda membeli barang hasil tindak kejahatan atau semacamnya. Dan jangan pernah membeli barang panas atau istilah yang kita kenal Black Market karna itu akan merugikan anda sendir nantinya.
10. Tawar Harga
Kita pembeli adalah raja dan selain itu keuntungan membeli HP second adalah kita bisa melakukan tawar-menawar kepada penjual. Kita bisa mendapatkan HP second murah jika kita pintar-pintar memanfaatkan kondisi HP sebagai ‘senjata’ untuk menawar, misalnya dari cacat fisik atau kelengkapan HP yang kurang atau bukan original. Penjual pun sudah pasti memasang harga HP lebih tinggi dari modal yang mereka keluarkan, sehingga akan rugi rasanya jika kita tidak menawar harga yang mereka tetapkan.
Jika ke 10 Tips – Trik Membeli Hp Second Atau Bekas ini anda sudah aplikasikan InsyaAllah kawan. Anda akan mendapatkan hp second yang masih berkualitas dan memuaskan. Good Luck !!!
Cara Service Lampu Hemat Energi
Kali ini Kang Eko akan membahas tentang Cara Service Lampu Hemat Energi. Kang Eko pernah mendapat pertanyaan, gimana sih caranya service lampu hemat energi yang sudah mati ? Dan baru kali ini Kang Eko bisa menjawabnya langsung lewat posting di blog ekohasan ini agar bisa dilihat oleh lebih banyak pengunjung blog ekohasan ini.
Persiapan Alat Service Lampu Hemat Energi :
Obeng Minus : untuk mencongkel casing lampu
Solder.
Timah / tenol
Multitester / AVO Meter
Kabel secukupnya.
Cara Service Lampu Hemat Energi :
Buka Casing Lampu Hemat Energi dengan mencongkelnya menggunakan obeng.
Lepas Neon dari rangkaiannya, kemudian test neon dengan menggunakan Multitester. Ada dua kutub pada neon, ukur masing-masing dengan menggunakan batas ukur OHM Meter x1. Kalau neon masih bagus maka masing-masing jika diukur akan menunjukkan angka sekitar 2-8 ohm. Kalau salah satu kutub / ujung ada yang putus / tidak menunjukkan angka maka berarti neon sudah rusak / putus. Cara mengakali jika neonnya yang putus silahkan baca di bagian bawah.
Kalau neonnya bagus, berarti kerusakan ada di rangkaiannya.
Berikut ini beberapa komponen di rangkaian Lampu Hemat energi yang perlu di cek dan diganti kalau rusak :
Mengenai cara cek komponen jika belum tahu caranya silahkan baca di Posting Ini.
Elco Filter setelah dioda bridge, biasanya melembung, ganti dengan elco 10uF / 350-400 volt
Resistor 2,2 - 10 ohm 2 buah ( yang terhubung ke kaki emitor transistor )
Resistor 15 - 20 ohm 2 buah ( yang terhubung ke kaki basis transistor )
Transistor type MJE 13003 : 2 buah
Bila semua komponen itu bagus dan lampu masih mati, ganti saja kondensator tantalum 3,9nF - 4nF/1200volt, walaupun kelihatan tidak rusak. kondensator tersebut berfungsi sebagai starter lampu. (kondensator ini langsung terhubung ke salah satu kutub neon.
Jika Neonnya yang rusak, dan rangkaian Lampu Hemat Energi nya masih OK berikut ini triknya :
Siapkan Neon biasa merk Philips 10-15 watt (harga 6-8 rb) untuk pengganti neon yang rusak.
Hubungkan kedua kutub neon dengan rangkaian sesuai dengan gambar di bawah ini.
Lampu Hemat Energi dengan neon yang sudah dimodifikasi lebih terang dibandingkan Lampu Hemat Energi yang harga 8 rb-an. Lumayan ngirit, daripada harus beli lampu baru yang harganya sekarang sekitar 30 rb-an.
Semoga bermanfaat.
Kali ini Kang Eko akan membahas tentang Cara Service Lampu Hemat Energi. Kang Eko pernah mendapat pertanyaan, gimana sih caranya service lampu hemat energi yang sudah mati ? Dan baru kali ini Kang Eko bisa menjawabnya langsung lewat posting di blog ekohasan ini agar bisa dilihat oleh lebih banyak pengunjung blog ekohasan ini.
Persiapan Alat Service Lampu Hemat Energi :
Obeng Minus : untuk mencongkel casing lampu
Solder.
Timah / tenol
Multitester / AVO Meter
Kabel secukupnya.
Cara Service Lampu Hemat Energi :
Buka Casing Lampu Hemat Energi dengan mencongkelnya menggunakan obeng.
Lepas Neon dari rangkaiannya, kemudian test neon dengan menggunakan Multitester. Ada dua kutub pada neon, ukur masing-masing dengan menggunakan batas ukur OHM Meter x1. Kalau neon masih bagus maka masing-masing jika diukur akan menunjukkan angka sekitar 2-8 ohm. Kalau salah satu kutub / ujung ada yang putus / tidak menunjukkan angka maka berarti neon sudah rusak / putus. Cara mengakali jika neonnya yang putus silahkan baca di bagian bawah.
Kalau neonnya bagus, berarti kerusakan ada di rangkaiannya.
Berikut ini beberapa komponen di rangkaian Lampu Hemat energi yang perlu di cek dan diganti kalau rusak :
Mengenai cara cek komponen jika belum tahu caranya silahkan baca di Posting Ini.
Elco Filter setelah dioda bridge, biasanya melembung, ganti dengan elco 10uF / 350-400 volt
Resistor 2,2 - 10 ohm 2 buah ( yang terhubung ke kaki emitor transistor )
Resistor 15 - 20 ohm 2 buah ( yang terhubung ke kaki basis transistor )
Transistor type MJE 13003 : 2 buah
Bila semua komponen itu bagus dan lampu masih mati, ganti saja kondensator tantalum 3,9nF - 4nF/1200volt, walaupun kelihatan tidak rusak. kondensator tersebut berfungsi sebagai starter lampu. (kondensator ini langsung terhubung ke salah satu kutub neon.
Jika Neonnya yang rusak, dan rangkaian Lampu Hemat Energi nya masih OK berikut ini triknya :
Siapkan Neon biasa merk Philips 10-15 watt (harga 6-8 rb) untuk pengganti neon yang rusak.
Hubungkan kedua kutub neon dengan rangkaian sesuai dengan gambar di bawah ini.
Lampu Hemat Energi dengan neon yang sudah dimodifikasi lebih terang dibandingkan Lampu Hemat Energi yang harga 8 rb-an. Lumayan ngirit, daripada harus beli lampu baru yang harganya sekarang sekitar 30 rb-an.
Semoga bermanfaat.
ANDROID OS
Mungkin ada yang belum tau. Apa itu OS Android ?
Ane sih ngga tau juga, tapi menurut om wikipedia sih, Android itu sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. (copas doang (–,”))
1. Android Versi 1.1
Dirilis pada tanggal 9 Februari 2009.
User interface
Aplikasi standart alarm, olah pesan.
2. Android Versi 1.5 (Cupcake)
Merupakan pengembangan dari versi 1.1, interface Android lebih dipercantik dan penambahan efek-efek animasi. Inovasi lebih ke segi multimedia.
Cupcake dirilis pada tanggal 30 April 2009
Mampu merekam dan memutar video
Dapat mengunggah foto ke Picasa dan video ke Youtube (Picasa dan Youtube merupakan “produk” Google)
Dilengkapi soft keypad dengan fitur autocomplete
Mendukung penggunaan Bluetooth A2DP
Ada widget baru dan mengikuti pola pada desktop
Terdapat tambahan pilihan copas pada internet berbasis web page
3. Android Versi 1.6 (Donut)
Pada Android v 1.6 banyak terobosan baru di sistem jaringan dan konektivitas.
Dirilis pada 15 September 2009
Pengintegrasian antara kamera, kamera video, dan galeri foto
Penambahan fungsi seleksi multi untuk foto pada fitur galeri
Peningkatan fitur voice search dan pengembangan voice dial
Pengembangan fitur pencarian untuk bookmark, kontak dan halaman web plus kecepatan pencarian
Peningkatan teknologi jaringan CDMG (EVDO), Wifi, gesture dan mesin text to speech
Mendukung layar dengan resolusi WVGA
Pengayaan aplikasi Android Market
4. Android Versi 2.0/2.1 (Éclair)
Bersi ini banyak mengalami pembaruan dari segi optimasi hardware dan juga segi perangkat lunaknya.
Dirilis pada 3 Desember 2009
Penggunaan browser baru dan mendukung HTML5
Google Maps 3.1.2
Microsoft Exchange
Kamera dengan flash dan zoom digital. Pengembangan MotionEvent dari tracking multi-touch untuk event
Keyboard virtual
Bluetooth v2.1
Kecepatan hardware dioptimalkan
Rasio B/W pada background lebih tinggi dan mendukung image beresolusi tinggi
5. Android Versi 2.2 (FROYO)
Android Versi 2.2 (FROYO) merupakan versi penyempurnaan dari Android Versi 2.0 Éclair.
Dirilis pada 20 Mei 2010, perbaikan 20 Juni 2010
Kinerja hardware lebih cepat.
Bisa instalasi aplikasi ke memori eksternal.
Dukungan Adobe Flash 10.1
Fitur WiFi bisa dibuat hospot.
Fungsi update otomatis di Android Market sudah ada.
Versi android ini dirilis, bulan Oktober 2010.
adanya penambahan toko musik online di Market.
Perubahan user interface.
mendukung tingkat resolusi yang lebih besar.
Peningkatan fungsi Copy-Paste.
Tidak semua hp bisa diupgrade ke versi 3.0 ini, Spesifikasi minimum agar bisa diupgrade ke versi gingerbread adalah: Kapasitas CPU 1
GHZ, RAM 512 MB, diagonal layar minimal 3,5 inchi.
6. Android Versi Versi 3.0 (GINGERBREAD)
Versi android ini dirilis, bulan Oktober 2010.
adanya penambahan toko musik online di Market.
Perubahan user interface.
mendukung tingkat resolusi yang lebih besar.
Peningkatan fungsi Copy-Paste.
Tidak semua hp bisa diupgrade ke versi 3.0 ini, Spesifikasi minimum agar bisa diupgrade ke versi gingerbread adalah: Kapasitas CPU 1
GHZ, RAM 512 MB, diagonal layar minimal 3,5 inchi.
Ane sih ngga tau juga, tapi menurut om wikipedia sih, Android itu sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. (copas doang (–,”))
1. Android Versi 1.1
Dirilis pada tanggal 9 Februari 2009.
User interface
Aplikasi standart alarm, olah pesan.
2. Android Versi 1.5 (Cupcake)
Merupakan pengembangan dari versi 1.1, interface Android lebih dipercantik dan penambahan efek-efek animasi. Inovasi lebih ke segi multimedia.
Cupcake dirilis pada tanggal 30 April 2009
Mampu merekam dan memutar video
Dapat mengunggah foto ke Picasa dan video ke Youtube (Picasa dan Youtube merupakan “produk” Google)
Dilengkapi soft keypad dengan fitur autocomplete
Mendukung penggunaan Bluetooth A2DP
Ada widget baru dan mengikuti pola pada desktop
Terdapat tambahan pilihan copas pada internet berbasis web page
3. Android Versi 1.6 (Donut)
Pada Android v 1.6 banyak terobosan baru di sistem jaringan dan konektivitas.
Dirilis pada 15 September 2009
Pengintegrasian antara kamera, kamera video, dan galeri foto
Penambahan fungsi seleksi multi untuk foto pada fitur galeri
Peningkatan fitur voice search dan pengembangan voice dial
Pengembangan fitur pencarian untuk bookmark, kontak dan halaman web plus kecepatan pencarian
Peningkatan teknologi jaringan CDMG (EVDO), Wifi, gesture dan mesin text to speech
Mendukung layar dengan resolusi WVGA
Pengayaan aplikasi Android Market
4. Android Versi 2.0/2.1 (Éclair)
Bersi ini banyak mengalami pembaruan dari segi optimasi hardware dan juga segi perangkat lunaknya.
Dirilis pada 3 Desember 2009
Penggunaan browser baru dan mendukung HTML5
Google Maps 3.1.2
Microsoft Exchange
Kamera dengan flash dan zoom digital. Pengembangan MotionEvent dari tracking multi-touch untuk event
Keyboard virtual
Bluetooth v2.1
Kecepatan hardware dioptimalkan
Rasio B/W pada background lebih tinggi dan mendukung image beresolusi tinggi
5. Android Versi 2.2 (FROYO)
Android Versi 2.2 (FROYO) merupakan versi penyempurnaan dari Android Versi 2.0 Éclair.
Dirilis pada 20 Mei 2010, perbaikan 20 Juni 2010
Kinerja hardware lebih cepat.
Bisa instalasi aplikasi ke memori eksternal.
Dukungan Adobe Flash 10.1
Fitur WiFi bisa dibuat hospot.
Fungsi update otomatis di Android Market sudah ada.
Versi android ini dirilis, bulan Oktober 2010.
adanya penambahan toko musik online di Market.
Perubahan user interface.
mendukung tingkat resolusi yang lebih besar.
Peningkatan fungsi Copy-Paste.
Tidak semua hp bisa diupgrade ke versi 3.0 ini, Spesifikasi minimum agar bisa diupgrade ke versi gingerbread adalah: Kapasitas CPU 1
GHZ, RAM 512 MB, diagonal layar minimal 3,5 inchi.
6. Android Versi Versi 3.0 (GINGERBREAD)
Versi android ini dirilis, bulan Oktober 2010.
adanya penambahan toko musik online di Market.
Perubahan user interface.
mendukung tingkat resolusi yang lebih besar.
Peningkatan fungsi Copy-Paste.
Tidak semua hp bisa diupgrade ke versi 3.0 ini, Spesifikasi minimum agar bisa diupgrade ke versi gingerbread adalah: Kapasitas CPU 1
GHZ, RAM 512 MB, diagonal layar minimal 3,5 inchi.
Langganan:
Postingan (Atom)
















